Taman


Alam menyisakan sedikit ruang untuk riang. Kota menyimpan sebuah tempat untuk membuat kita lebih dekat. Tulisan-tulisanku, syair dan puisiku berserakan di sana, bau-bau tubuhku, desahan-desahan lembutmu, hembusan-hembusan nafas kita telah terekam sempurna di tempat itu. Tidak lebar tidak besar, kecil saja. Tempat untuk menghabiskan waktu berdua, menikmati hari berdua, melihat senja berdua, tempat itu milik kita berdua, itu taman kita.

Kita akan masuk jauh ke dalam. lebih dalam dari apa yang bisa dicapai cahaya bulan, sehingga kita tak akan mendengar apa-apa selain keheningan, kita tak akan melihat apa-apa selain sebuah kepercayaan.

Taman itu sederhana, hanya berisikan sebuah bangku panjang yang kayunya dililit oleh tumbuhan surgawi, mata-mata biru sendu, baju-baju bulan yang terang benderang. Bunganya tak sebanyak mereka, tapi bisa ku pastikan bahwa bunga-bunga itu akan membuatmu bahagia. Kupu-kupu yang lewat memang tak seelok mereka, namun kupu-kupu kita akan memberikan perjalanan terbang yang memesona.

Teratai-teratai mengambang di kolam kita, airnya tenang, warnanya bening, suci serupa hati yang tak pernah terikat tali barang sehari. Kicau burung-burung nan merdu, buah-buah yang sudah ranum, pohon-pohon tua yang hidupnya bijaksana. Nyanyian-nyanyian alam itu untukmu gadisku yang lugu.

Tidak semua pasangan mempunyai taman seperti kita, tidak semua cinta bisa berbuah bahagia. Aku sangat bersyukur bisa mencintaimu, menerimamu dengan segala pernak-pernikmu yang lucu, hidup berdua denganmu, meniti waktu di tengah badai dan kumpulan kisah masa lalu. Senyummu, pipimu yang merah merona, rambutmu mengalun, mengayunkan mimpi dan harapan dalam diam.

Tak ada pria yang lebih bahagia dariku, kita berbaring di atas padang rumput halus bak permadani, angin menggetarkan isi hatimu, meniu-niup perlahan bau tubuhmu. Dalam dimensi di atas kenyataan dan di antara kepercayaan, kejujuran, dan kehangatan.

Aku terjebak di sini dengan kamu, waktu dan masa lalu.

Kumpulan Cerita Pendek, Puisi, Ulasan Buku, Keseharian, serta Kenangan akan segala hal yang tak dapat diucapkan. Baca, Rasakan, dan Lihat Kenyataan.

1 komentar: